Minggu, 29 Mei 2016

Baca ini.....

Warga Ramai-Ramai Ke Masjid Karena Pria Ini Adzan Jam 10 Malam, Ternyata…

Kisah ini selayaknya bisa menjadikan kita tersadar betapa pentingnya sebuah panggilan Allah dalam setiap shalat lima waktu. Mungkin sebagian dari kita akan langsung berkomentar negatif jika hanya melihat dari judulnya saja. Akan tetapi cacian dan hinaan tersebut akan berubah 180 derajat ketika menyimak lebih lanjut kisah berikut.

Malam itu suasana di kampung begitu hening dan tepat pukul 10 malam, suasana pun berubah menjadi sebuah kehebohan. Pasalnya seorang pria mengumandangkan adzan di jam yang bukan pada tempatnya. Melalui pengeras suara, pria itu pun mengumandangkannya di mushalla kecil sehingga langsung memecah keheningan malam.

Warga mulai keluar dari rumah mereka masing-masing dan beramai-ramai menuju sumber suara itu, meski sebenarnya mereka sudah mengetahui siapa yang melakukan keanehan tersebut dari suaranya.

Pria itu adalah Mbah Sadi yang berumur kepala tujuh. Dalam perjalanan menuju mushalla, setiap warga tak henti-henti saling bertanya tentang kelakuan Mbah Sadi yang dinilai aneh malam tersebut. Padahal ia bukanlah seorang yang gila ataupun pikun.

Maka ketika mereka telah sampai di depan Mushalla dan Mbah Sadi pun telah selesai mengumandangkan adzan, pak RT yang memimpin keramaian warga mulai bertanya.

“Mbah tahu tidak sekarang sudah jam berapa??”

line-height: 150%;">Salah seorang warga ikut menimpali,“Adzan apa sekarang, Mbah?? Jangan-jangan Mbah ikut aliran sesat.” Sementara yang lain berkomentar seenaknya, “Jangan-jangan Mbah sudah gila. Jam segini adzan kalau bukan aliran sesat berarti gila.”

Dengan tenang Mbah Sadi menjawab,“Kalian ini ! Tadi saya adzan Isya tak seorang pun yang datang ke mushalla. Sekarang saya adzan jam 10 malam, semua ramai-ramai ke mushalla. Malah satu kampung yang datang..!!! Jadi siapa yang gila???”


Mendengar ucapan Mbah Sadi, warga pun satu persatu mulai pulang karena malu. Pak RT yang sedari awal vokal pun perlahan-lahan mundur dan tidak berani menatap wajah Mbah Sadi.

Memang terkadang ketika diingatkan secara baik-baik, kita enggan untuk mendengarkan. Namun ketika ada kesempatan untuk membodoh-bodohkan ataupun memarahi orang lain, kita masih mau menyempatkan waktu meski sebenarnya sibuk.

Sadarkah kita dengan kisah ini? Sudahkah kita beranjak sesegera mungkin ketika muadzin mengumandangkan adzan untuk bisa shalat tepat waktu? Atau malah seperti warga-warga dalam kisah tersebut yang melalaikan panggilan Allah?

Masa sih didepan TV kita bisa berlama-lama melihat sinetron atau dimedia sosial kuat, dimasjid cuma 15menit saja tidak? Malu dong sama Mbah Sadi :)

Semoga kita mau memperbaiki kesalahan kita dan tidak langsung berucap negatif kepada orang lain tanpa melihat dahulu permasalahannya.

Wallahu A’lam

Dengan mengshare artikel ini mudah-mudahan teman-teman atau saudara kita yang jarang ke masjid akan sadar dan mau rajin ke masjid. Amin ya rabbal alamin.

Renungan

Tuhan...
terlalau lelah  badan.hati dan jiwa ini mencari rezeki dan ridho Mu.....seakan putus asa itu terus mengikuti setiap langkahku.......tp aku terus berucap La ilaha illallah untuk ke Esaan Mu..

Engkau maha mengetahui segala kepedihan yg ada di hati dan jiwa ini.....keinginan ini seakan terus  mendera batin untuk menghalalkan segala cara .... Tuhan......aq akui diri ini terkadang ingkar dengan segala perintahmu......aq ini kotor dan penuh dosa dihadapanMu...

Tuhan.......apakah mungkin Engkau mengampuni dosaku selama ini?? Tapi .... aq ikhlas dgn semua cobaan yg Enkau berikan padaku....semua itu adalah harga yg harus sy bayar untuk mencapai Ridho Mu.....

Aq berusaha untuk tdk mengeluh atas semua cobaan yg engkau berikan.......Tuhan....hapuslah semua iri dan dengki yg ada dihati ini......aq percaya bahwa engkau maha mengetahui segalanya......Kuasa Mu sangat nyata .......Tuhan.....aq tdk meminta apapun kecuali pada Mu....aq tdk menyembah yg lain kecuali pada Mu....

Hati ini terkadang kecewa dgn apa yg selama ini orang lain alami.... tp ....aq tetap membujuk hati ini agar ttp terus bersyukur atas segala nikmatmu......walaupun.......walaupun.......tdk seindah dgn apa yg orang lain alami.

Tuhan kuberserah semuanya hanya untuk Mu setiap suka dan dukaku ku gayutkan pada setiap doa ku ....aq percaya suatu saat Engkau akan mengabulkannya...

SEJARAH LENGKAP PERJALANAN HIDUP DAN KEKUASAAN SOEHARTO


Sejarah Lengkap Perjalanan Hidup dan Kekuasaan Soeharto

Haji Muhammad Soeharto, dipanggil akrab Pak Harto, adalah sosok nama besar yang memimpin Republik Indonesia, selama 32 tahun. Suatu kemampuan kepemimpinan luar biasa yang harus diakui oleh teman dan lawan politiknya (senang atau tidak). Ia menggerakkan pembangunan dengan strategi Trilogi Pembangunan (stabilitas, pertumbuhan dan pemerataan). Bahkan sempat mendapat penghargaan dari FAO atas keberhasilan menggapai swasembada pangan (1985). Maka, saat itu pantas saja ia pun dianugerahi penghargaan sebagai Bapak Pembangunan Nasional.

Namun, akhirnya ia harus meletakkan jabatan secara tragis, bukan semata-mata karena desakan demonstrasi mahasiswa (1998), melainkan lebih akibat pengkhianatan para pembantu dekatnya yang sebelumnya ABS dan ambisius tanpa fatsoen politik. Saat ia baru meletakkan jabatan, ada rumor yang berkembang. Seandainya Pak Harto mendengar hati nurani isteri yang dicintainya, Ibu Tien Soeharto, yang konon, sudah menyarankannya berhenti sekitar sepuluh tahun sebelumnya, pasti kepemimpinnya tidak berakhir dengan berbagai hujatan yang memojokkannya seolah-olah ia tak pernah berbuat baik untuk bangsa dan negaranya.

Ia memang seperti kehilangan ‘inspirasi’ dan ‘teman sehati’ setelah Ibu Tien Soeharto meninggal dunia (Minggu 28 April 1996). Pak Harto bukan pria satu-satunya yang merasakan hal seperti ini. Banyak pria (pemimpin) yang justru ‘kuat’ karena didukung keberadaan isterinya. Salah satu contoh, Bill Clinton mungkin sudah akan jatuh sebelum waktunya jika tak ditopang isterinya Hillary Clinton.

Pak Harto tidak segera mencari pengganti isterinya. Kesepiannya seperti teratasi atas dorongan pengabdian kepada bangsa dan negaranya. Ia menghabiskan waktu dalam mengemban tugas beratnya sebagai presiden. Apalagi beberapa pembantunya memberinya laporan dan harapan yang mendorongnya untuk tetap bertahan sebagai presiden. Bahkan, bersama pembantunya (menterinya) BJ Habibie, ia bisa berjam-jam berbicara. Tak jarang para staf harus menyediakan mie instan jika menunggui pertemuan mereka itu.

Rakyat bangsa ini tentu masih ingat. Seusai Pemilu 1997 dan sebelum Sidang Umum MPR, Maret 1998, para pembantunya, di antaranya Harmoko, selaku Ketua Umum DPP Golkar, menyatakan akan tetap mencalonkan HM Soeharto sebagai presiden 1998-2003. Tapi, justeru pada HUT Golkar ke-33, Oktober 1997 itu, HM Soeharto mengembalikan pernyataan itu untuk dicek ulang: Apakah rakyat sungguh-sungguh masih menginginkannya menjadi presiden?

Setelah berselang beberapa bulan, tepatnya tanggal 20 Januari 1998, tiga pimpinan Keluarga Besar Golkar atau yang lazim disebut Tiga Jalur Golkar, yakni jalur Golkar/Beringin (Harmoko), jalur ABRI (Feisal Tanjung) dan jalur birokrasi (Yogie SM), datang ke Bina Graha menyampaikan hasil pengecekan ulang keinginan rakyat dalam pencalonan HM Soeharto sebagai Presiden RI.

Saat itu mereka melaporkan kepada Pak Harto. "Bahwa ternyata rakyat memang hanya mempunyai satu calon Presiden RI untuk periode 1998-2003 yaitu HM Soeharto,” kata Harmoko mengumumkan kepada pers usai melapor kepada Pak Harto. "Mayoritas rakyat Indonesia memang tetap menghendaki Bapak Haji Muhammad Soeharto untuk dicalonkan sebagai Presiden RI masa bakti 1998-2003," tutur Harmoko yang didampingi M Yogie SM dan Jenderal TNI Feisal Tanjung ketika itu.

Menurut Harmoko, Jenderal TNI (Purn) H Muhammad Soeharto, setelah menerima hasil pengecekan itu, menyatakan bersedia dicalonkan kembali sebagai Presiden RI masa bhakti 1998-2003. Selain mengumumkan kesediaan Pak Harto dipilih kembali sebagai Presiden RI, menurut Harmoko, Keluarga Besar Golkar juga membuat kriteria untuk calon Wakil Presiden, antara lain memahami ilmu pengetahuan dan industri. Pernyataan ini mengarah kepada BJ Habibie.

Dari hasil pengecekan yang dilakukan oleh keluarga besar Golkar itu, masih menurut Harmoko, Pak Harto menghargai kepercayaan sebagian besar rakyat Indonesia tersebut walaupun harus ada pengorbanan bagi kepentingan keluarga. Tetapi untuk kepentingan bangsa dan negara, Haji Muhammad Soeharto tidak mungkin menghindar dari tanggung jawab sebagai patriot dan pejuang bangsa.

"Dengan adanya kepercayaan rakyat ini tidak membuat Bapak Haji Muhammad Soeharto bersikap 'tinggi glanggang colong playu.' Itu istilah Pak Harto yang artinya tidak meninggalkan tanggung jawab dan mengelak dari kepercayaan rakyat tersebut demi kepentingan negara dan bangsa," tegas Harmoko.

Tapi, ternyata itulah awal sebuah tragedi pembusukan dan pengkhianatan digulirkan. HM Soeharto memang terpilih kembali menjadi Presiden periode 1998-2003 pada Sidang Umum MPR, 1-11 Maret 1998. Didampingi BJ Habibie sebagai wakil presiden.

Namun, komponen mahasiswa dan berbagai kelompok masyarakat terus melancarkan demonstrasi meminta Presiden Soeharto dan Wapres BJ Habibie turun serta Golkar dibubarkan. Saat itu, Pak Harto masih terlihat yakin bahwa demonstrasi itu akan surut dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi. Maka pada awal Mei 1998, ia berangkat ke Kairo, Mesir, untuk menghadiri KTT Nonblok. Saat berangkat, di bandara Halim Perdanakusuma, ia dilepas Wakil Presiden BJ Habibie, Fangab Feisal Tanjung, juga Ketua Harian ICMI Tirto Sudiro dan sejumlah menteri lainnya yang sebagian diantaranya kemudian mengkhianatinya.

Sementara, sepeninggal Pak Harto, dalam beberapa hari kemudian, suasana Jakarta semakin mencekam. Selain akibat demonstrasi mahasiswa makin marak, juga tersiar isu terjadi sesuatu misteri dalam tubuh ABRI. Misteri itu diwarnai arah pengelompokan dalam tubuh militer itu. Selain banyak aktivis pro demikrasi ‘hilang’ entah kemana, juga diisukan ribuan anggota militer ‘menghilang’ dari kesatuannya memembawa persenjataan lengkap dan amunisi cadangan.

“Apa yang sesungguhnya sedang terjadi di Indonesia, adalah suatu tanda tanya besar yang harus segera dicari jawabannya. Apakah suatu power game sedang dimainkan di Indonesia? Siapa yang bermain dengan kelompok bersenjata, serta bagaimana peta kekuatan gerakan sipil? Adalah sesuatu yang harus kita analisa bersama,” tulis sebuah majalah ketika itu. Beberapa pertanyaan yang sampai hari ini tetap misterius.

Suasana makin mencekam, pada 12 Mei 1998, akibat terjadinya penembakan mahasiswa di kampus Universitas Trisakti, yang kemudian dikenal sebagai Tragedi Trisakti. Empat orang mahasiswa gugur. Mahasiswa makin ‘marah’. Hampir di seluruh kampus terjadi demonstrasi. Bahkan sebagian mulai keluar dari kampusnya. Bersamaan dengan itu, terjadi pembakaran mobil di sekitar parkir dekat Universitas Trisakti.

Bahkan, 13 Mei 1998, mahasiswa seperti dipancing untuk keluar dari kampusnya. Situasi di Universitas Katolik Atmajaya Jakarta justeru mengundang tanda tanya. Ada sekelompok demonstran yang melempari mahasiswa dalam kampus itu karena mereka tidak keluar dari kampusnya. Para mahasiswa tetap berada dalam kampus dalam suasana berkabung.

Besoknya, 14 Mei 1998, terjadilah malapetaka di Jakarta. Warga keturunan Cina menjadi sasaran. Pertokoan dan pusat-pusat perbelanjaan dibakar. Saat itu, Jakarta seperti tak punya petugas keamanan. Sementara para petinggi ABRI berada di Malang. Di lapangan sangat terasa ada provokator yang menggerakkan. Di beberapa tempat, ada teriakan: “Mahasiswa datang… mahasiawa datang!”

Dalam kondisi chaos itu, rupanya mahasiswa sangat jeli. Tampaknya, mereka menghindari dijadikan kambinghitam. Karena hari itu, dan besoknya, tidak ada demonstrasi mahasiswa yang keluar dari kampusnya. Bahkan ada beberapa mahasiswa yang sebelumnya tidak biasa ikut demonstrasi, memilih tidak pulang dari kampus daripada terjebak di jalan yang penuh kerumunan.

Situasi ini memaksa HM Soeharto pulang lebih cepat dari jadual dari Mesir. Sebelum pulang, beredar isu bahwa ia akan dihadang oleh mahasiswa. Tapi Soeharto tetap pulang, tanpa terjadi penghadangan seperti diperkirakan sebelumnya. Sebelum pulang, di hadapan warga Indonesia di Mesir, ia menyatakan bersedia mundur jika rakyat menghendakinya. Saat itu, ia menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan bersenjata melawan mahasiswa dan kehendak rakyat.

Setiba di Jakarta, HM Soeharto kemudian mengundang beberapa tokoh masyarakat, di antaranya Abdurrahman Wahid dan Nurcholis Madjid, tanpa Amien Rais dan Adi Sasono, untuk membicarakan pembentukan Komite Reformasi. Ia juga berencana merombak kabinetnya menjadi Kabinet Reformasi. Ia menawarkan reformasi secara gradual untuk mencegah terjadinya keguncangan.

Ia juga menerima rombongan rektorUniversitas Indonesia. Mereka ini datang untuk meminta Presiden Soeharto berhenti dengan hormat. HM Soeharto mempersilahkan mereka menyampaikan aspirasi itu melalui MPR. Demonstrasi mahasiswa pun akhirnya terpusat ke gedung MPR/DPR. Mereka menduduki gedung legislatif itu.

Harmoko, yang menjabat Ketua MPR dan pimpinan MPR lainnya menampung desakan mahasiswa yang meminta Pak Harto turun. Di hadapan para mahasiswa itu, Harmoko menyatakan bahwa pimpinan MPR setuju dengan desakan mahasiswa untuk meminta Pak Harto mundur. Harmoko seperti tak terpengaruh atas pernyataannya saat meminta kesediaan Pak Harto untuk dicalonkan kembali menjadi presiden jauh hari sebelum SU MPR.

Pernyataan Harmoko ini kemudian dijelaskan (dibantah) Pangab Jenderal Wiranto sebagai bukan pernyataan institusi tapi lebih merupakan pernyataan pribadi.

HM Soeharto tentu dengan cermat terus mengikuti perkembangan itu. Sampai sore tanggal 20 Mei 1998, tampaknya ia masih yakin akan bisa mengatasi keadaan secara damai dengan membentuk Komite Reformasi dan merombak kabinet menjadi Kabinet Reformasi. Tapi keinginan baik Pak Harto ini disambut dingin berbagai kalangan bahkan tragisnya ditolak sebagian pembantunya (menteri) yang dibesarkannya.

Rupanya inilah detik-detik terakhir ia menjabat presiden. Hari itu, Rabu 20 Mei 1998 sekitar pukul 19:30, Pak Harto menerima Mantan Wakil Presiden Sudharmono di kediaman Jalan Cendana 8 Jakarta. Saat itu, menurut Sudharmono, Presiden Soeharto menyatakan tetap akan melaksanakan tugas-tugas kepresidenan dan segera akan mengumumkan pembentukan Komite Reformasi serta mengadakan perubahan susunan Kabinet Pembangunan VII.

Sekitar setengah jam berikutnya, pukul 20.00, Wakil Presiden B.J. Habibiemenghadap Pak Harto. Lalu sekitar pukul 20:30, Saadillah Mursyid diminta menemui Presiden Soeharto yang sedang bersama Wakil Presiden B.J. Habibie di ruang tamu kediaman Jalan Cendana 8 itu. Di hadapan Wakil Presiden BJ Habibie, Presiden Soeharto meminta Saadillah Mursyid, Menteri Sekretaris Negara, mempersiapkan naskah final: Keputusan Presiden tentang Komite Reformasi dan Keputusan Presiden tentang Pembentukan Kabinet Reformasi.

Saat itu, Presiden Soeharto menyatakan akan mengumumkan dan melaksanakan pelantikannya besok hari, Kamis 21 Mei 1998. Untuk keperluan itu Presiden Soeharto juga minta agar ruang upacara atau yang lazim disebut ruang kredensial di Istana Merdeka dipersiapkan.

Kemudian Wakil Presiden B.J Habibiepulang. Sementara itu, sebanyak empat belas orang menteri membuat pernyataan tidak bersedia ikut serta dalam Kabinet Reformasi yang direncanakan Pak Harto. Mereka itu adalah para menteri yang sebelumnya dibesarkan Pak Harto.

Lalu, sekitar pukul 21:00, setelah BJ Habibiepulang itu, Saadillah Mursyid mohon untuk bisa melanjutkan bertemu dengan Pak Harto. Dalam kesempatan itu, Saadillah Mursyid melaporkan bahwa sejumlah orang-orang yang direncanakan untuk menjadi anggota Komite Reformasi telah menyatakan menolak. Saadillah juga melaporkan adanya informasi bahwa empat belas orang menteri yang direncanakan akan duduk dalam Kabinet Reformasi menyatakan tidak bersedia ikut serta dalam Kabinet. Setelah itu, Saadillah pulang.

Tapi sekitar pukul 21:40, Saadillah Mursyid diminta menemui Presiden Soeharto lagi. Saadillah bergegas menuju ruangan di tempat biasanya Presiden menerima tamu, termasuk menerima para menteri. Saadillah terkejut karena Presiden tidak ada di ruangan itu. Ketika ditanyakan, barulah ajudan memberitahukan bahwa Presiden Soeharto menunggu di ruang kerja pada bagian kediaman pribadi.

Sekitar pukul 22:15 hari Rabu 20 Mei 1998 itu, HM Soeharto mempersilakan Saadillah duduk di sebelahnya. Kursi hanya ada satu, di situ HM Soeharto duduk. Lalu Saadillah dipersilahkan menggeser puff, sebuah tempat duduk empat persegi, agar bisa lebih dekat.

Setelah hening sejenak, kemudian HM Soeharto mengatakan: “Segala usaha untuk menyelamatkan bangsa dan negara telah kita lakukan. Tetapi Tuhan rupanya berkehendak lain. Bentrokan antara mahasiswa dan ABRI tidak boleh sampai terjadi. Saya tidak mau terjadi pertumpahan darah. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk berhenti sebagai Presiden, menurut Pasal 8 Undang-Undang Dasar 1945.“

Lalu, kepada Saadillah sebagai Menteri Sekretaris Negara, diminta untuk mempersiapkan empat hal. Pertama, konsep ‘Pernyataan Berhenti dari jabatan Presiden RI’; Kedua, memberitahu pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat bahwa permintaan pimpinan DPR untuk bertemu dan melakukan konsultasi dengan Presiden akan dilaksanakan hari Kamis, 21 Mei 1998 pukul 09:00 di ruang Jepara Istana Merdeka; Ketiga, memberitahu Wakil Presiden BJ Habibie agar hadir di Istana Merdeka hari Kamis tanggal 21 Mei 1998 pukul 09:00 dan agar siap untuk mengucapkan Sumpah Jabatan Presiden di hadapan Ketua Mahkamah Agung; Keempat, memohon kehadiran Ketua Mahkamah Agung di Istana Merdeka hari Kamis 21 Mei 1998 pukul 09:00.

Saadillah pun segera memberitahu Pimpinan DPR, Wakil Presiden dan Ketua Mahkamah Agung melalui telepon. Malam sudah larut menjelang tengah malam. Lalu, bersama-sama staf, Saadillah segera mulai melakukan penyusunan naskah Pernyataan Berhenti Presiden. Setelah mendapatkan pokok-pokok dan arahan, Bambang Kesowo, waktu itu Wakil Sekretaris Kabinet, dan Soenarto Soedharmo, ketika itu Asisten Khusus Menteri Sekretaris Negara mulai menyusun konsep awal. Sementara Yusril Ihza Mahendra, ketika itu Pembantu Asisten (Banas) Menteri Sekretaris Negara, memberikan masukan-masukan terutama dari segi hukum tata negara.

Konsep disusun secara bersama-sama, sebagaimana layaknya suatu pekerjaan staf. Bukan hasil kerja orang perorangan. Setelah konsep diteliti dan dikoreksi beberapa kali, pada pukul 03:00 menjelang subuh tanggal 21 Mei 1998 naskah Pernyataan telah siap untuk diajukan kepada Presiden.Naskah diajukan melalui prosedur yang sudah baku pada Sekretariat Negara. Konsep yang sudah diketik rapi diserahkan kepada Ajudan. Ajudan menaruh naskah itu di meja kerja Presiden. Pagi harinya, Kamis, 21 Mei 1998 sekitar pukul 10:00 pagi di ruang upacara Istana Merdeka, yang lazim ketika itu disebut ruang kredensial, Presiden Soehartomenyampaikan pidato Pernyataan Berhenti Sebagai Presiden Republik Indonesia. Dalam pidatonya itu Presiden Soehartoantara lain menyatakan: “Saya telah menyatakan rencana pembentukan Komite Reformasi dan mengubah susunan Kabinet Pembangunan VII. Namun demikian kenyataan hingga hari ini menunjukkan Komite Reformasi tersebut tidak dapat terwujud, karena tidak adanya tanggapan yang memadai terhadap rencana pembentukan Komite tersebut. Dalam keinginan untuk melaksanakan reformasi dengan cara yang sebaik-baiknya tadi, saya menilai bahwa dengan tidak dapat diwujudkannya Komite Reformasi maka perubahan susunan Kabinet Pembangunan VII menjadi tidak diperlukan lagi.”

“Dengan memperhatikan keadaan di atas, saya berpendapat sangat sulit bagi saya untuk dapat menjalankan tugas pemerintahan negara dan pembangunan dengan baik. Oleh karena itu, dengan memperhatikan ketentuan Pasal 8 UUD 1945 dan setelah dengan sungguh-sungguh memperhatikan pandangan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat dan pimpinan Fraksi-Fraksi yang ada di dalamnya, saya memutuskan untuk menyatakan berhenti dari jabatan saya sebagai Presiden Republik Indonesia, terhitung sejak saya bacakan pernyataan ini, pada hari ini, Kamis 21 Mei 1998.“

Selepas itu, dengan ditemani puteri sulungnya, Siti Hardiyanti Rukmana (Mbak Tutut) dan Saadillah Mursyid, Pak Harto melambaikan tangan meninggalkan Istana Merdeka pulang ke kediaman di Jalan Cendana 8. Ketika sampai di kediaman, sebelum duduk di ruang keluarga, Pak Harto mengangkat kedua belah tangan sambil mengucap: “Allahu Akbar. Lepas sudah beban yang terpikul di pundakku selama berpuluh-puluh tahun.“ Kemudian, putera-puteri dan keluarga menyalaminya. Setelah itu, Pak Harto pun menjadi bulan-bulanan caci-maki dan hujatan. Bukan hanya dari orang-orang yang sebelumnya tidak sejalan dengan Pak Harto, melainkan lebih lagi dari para menteri dan tokoh-tokoh Golkar yang selama ini tak sungkan-sungkan melakukan berbagai cara untuk bisa mendekat. Bahkan BJ Habibie yang mengaku dibesarkan HM Soeharto juga tampak tanpa fatsoen politik mengambil sikap bahwa dalam politik tidak ada persahabatan yang kekal, hanya kepentinganlah yang abadi. Mereka tidak segan-segan memosisikan Pak Harto dan keluarga Cendana ibarat keranjang sampah. Tempat pembuangan semua yang kotor. Bahwa semua kekotoran pada era Orde Baru ditimpakan ke pundak Pak Harto dan keluarganya. Sepertinya, HM Soeharto dan keluarganya sebagai satu-satunya yang melakukan korupsi pada era itu.

HM Soeharto pun ‘diasingkan’ dari Golkar yang dibesarkannya. Elit-elit Golkar malah yang duluan teriak agar Soeharto ditahan karena kejahatan-kejahatan yang dituduhkan kepadanya selama memerintah. Golkar yang sebelumnya lebih didonimasi pengaruh ABRI tampak bergeser lebih didominasi elit-elit ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia).

Suatu tragedi tendensius konstitusi, yang kental diwarnai subjektivitas politik pun terjadi. Pada Sidang Istimewa MPR 13 November 1998 – MPR yang masih didominasi kekuatan Golkar hasil Pemilu 1997 – menetapkan Ketetapan MPR No.XI/MPR/1998. Pasal 4 ketetapan MPR itu berbunyi: “Upaya pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme harus dilakukan secara tegas terhadap siapapun juga, baik pejabat negara, mantan pejabat negara, keluarga, dan kroninya maupun pihak swasta/ konglomerat termasuk mantan Presiden Soeharto dengan tetap memperhatikan prinsip praduga tidak bersalah dan hak-hak asasi manusia.” Penyebutan nama orang secara eksplisit – mantan Presiden Soeharto – dalam pasal ini tampak tendensius, absurd dan sangat diwarnai sifat subjektivitas politik serta di luar kelaziman sistem ketatanegaraan Indonesia. Bukankah sebaiknya format suatu Tap MPR merupakan garis-garis umum dari suatu kebijakan negara? Jadinya, pasal ini  seperti hendak diposisikan hanya berlaku kepada mantan Presiden Soeharto, tetapi tidak berlaku bagi mantan presiden yang lainnya.
Tampaknya, itulah puncak pengkhianatan beberapa mantan menteri dan elit Golkar yang dibesarkannya. Kendati Pak Harto tidak pernah mengatakan secara eksplisit bahwa mereka ini mengkhianatinya. Tapi sikapnya yang sampai hari ini belum bersedia menerima kunjungan BJ Habibie dan beberapa mantan menteri dan elit Golkar lainnya bisa dipahami berbagai pihak sebagai indikasi ke arah itu. Pak Harto pun menunjukkan ketabahan dan keteguhannya. Ia pun akhirnya sempat diadili dengan tuduhan korupsi, penyalahgunaan dana yayasan-yayasan yang didirikannya. Ia menyatakan bersedia mempertanggungjawabkan dana yayasan itu. Tapi, ia pun jatuh sakit yang menyebabkan proses peradilannya dihentikan. Pak Harto pun menunjukkan ketabahan dan keteguhannya. Ia pun akhirnya sempat diadili dengan tuduhan korupsi, penyalahgunaan dana yayasan-yayasan yang didirikannya. Ia menyatakan bersedia mempertanggungjawabkan dana yayasan itu. Tapi, ia pun jatuh sakit yang menyebabkan proses peradilannya dihentikan.

Tapi tidak semua mantan menterinya tega mengkhianat, tidak mempunyai moral politik. Ada beberapa yang justeru makin dekat dengannya secara pribadi setelah bukan lagi berkuasa. Satu di antaranya adalah Saadillah Mursyid, mantan Menteri Sekretaris Negara. Saadillah menyatakan: “Mudah-mudahan saya terhindar dari orang-orang yang semasa Pak Harto memegang jabatan Presiden, selalu mendekat-dekat, menjilat dan mencari muka. Pada waktu Pak Harto tidak lagi menjadi Presiden orang-orang itu pula yang bersuara lantang menghujat, mencaci, melempar segala kesalahan kepada Pak Harto. Kelompok orang-orang seperti itu memperoleh kutukan Allah dan bagi mereka tempat kediaman yang buru”k, jahanam (Al Qur‘an, Surah Ar Ra’ad ayat 25).”

Daftar pustaka :

http://biografi.rumus.web.id/2010/10/biografi-presiden-soeharto.html

alamsyahdalbo43@gmail.com

Jumat, 27 Mei 2016

IBU

''...KISAH SEDIH..''
Lebih Dari 3 Juta Orang Menangis Setelah Membaca Ini !
*
Pada suatu hari ada anak yang berumur 4 tahun bertanya pada ibunya?
"bu, kenapa tiap ulang taun ga Pernah ngasih apa2?
ibunya cuma meneteskan air mata belum bisa menjawab, akhirnya berkata :
''Nak kan masih Lama?''
*Hari berlalu, dan si anak kini tumbuh semakin besar.
Hingga pada suatu hari, saat anak ini umur 6 tahun, dia mengalami kecelakaan.
Sang ibu sangat shock dan bergegas pergi ke rumah sakit, setiba di rumah sakit, seorang dokter berkata padai bunya itu?
''Maaf bu, saya tidak yakin anak ibu bisa bertahan,Jantungnya terluka dan sangat kecil kemungkinan untuk bertahan.
Mendengar itu, ibunya langsung menghampiri anaknya.
Anaknya terbaring lemas dan berkata?'' :
''Apakah dokter tadi memberi tahu ibu kalau aku Akan segera mati?
ibunya tak kuasa membendung air matanya,kemudian ia menggengam tangan putranya sambil menangis.
Waktupun berlalu dan anaknya yang sekarat Akhirnya udah sembuh.
Tepat di hari ulang tahunnya yang ke 8 Tahun, ketika ia tiba dirumahnya, dia mendapati secarik keretas diatas kasurnya.
Dia membuka pelan2 dan membacanya? Dalam surat itu isinya? :
''Nak, ibu senang banget jika akhirnya kamu bisa Membaca surat ini. karena dengan itu, ibu memastikan kamu baik saja. kamu masih ingat gak hari dimana kamu bertanya apa yang ibu berikan pada hari ulang tahunkamu yang ke 8 Tahun, mungkin ketika itu ibu belum bisa menjawabnya..
Pada akhirnya ibu bahagia bisa memberikan kamu hadiah yang tak ternilai. ibu menitipakan jantung ibu padamu. jaga baik2 Nak,
Selamat ulang tahun penuh keberekahan ya..
Anaknya pun menangis baru kemarin2 di tinggal ayahnya sekarang sang ibunda menyusul telah tiada Sedih..
SUBHANALLAH..
Sang bunda sejati meninggal dunia karena lebih memilih mendonorkan jantungnya demi menyelamatkan putranya.
Semoga yang baca cerita ini lebih sayang Orang Tua
#Aamiin
Tolong Share.. Agar Banyak Yg Membaca..
Yg Komen Aamiin Semoga Ibunya Masuk Surag :* Aamiin...

Kamis, 26 Mei 2016

WARNING....KEJAHATAN MODEL BARU

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Bismillahirrahmanirrahiim.

AWAS ANDALAH SASARAN MEREKA...!!!
PESAN MABES POLRI

Bisa disebar untuk keluarga dan orang-orang yang anda sayangi...
Wajib Dibaca dan Mohon Berhati-hati...!!!

Seorang pria menghampiri seorang wanita yg sedang mengisi bensin dan menawarkan jasanya sebagai pengecat serta memberikan kartu namanya.
Wanita itu menolaknya namun menerima kartu nama tersebut karena sopan santun. Pria tersebut kemudian masuk ke sebuah mobil yang dikemudikan pria lain. Pada saat wanita itu meninggalkan Pompa Bensin, dia melihat bahwa pria tersebut juga meninggalkan pompa bensin tersebut pada saat yang bersamaan. Hampir seketika, wanita tersebut merasa pusing dan kesulitan untuk bernapas.
Dia mencoba untuk membuka jendela mobil dan kemudian menyadari bahwa bau tersebut berasal dari tangannya. Tangan yang sama dengan tangan yang ia gunakan pada saat menerima kartu nama dari pria di Pom Bensin tersebut.
Wanita tersebut menyadari bahwa pria di pom bensin tersebut berada tepat di belakang mobilnya dan ia merasa harus melakukan sesuatu pada saat itu juga. Wanita itu kemudian menepi ke jalan masuk rumah yang pertama ia temui dan menekan klakson mobilnya berulang-ulang untuk meminta tolong.
Laki-laki yang membuntuti wanita tersebut kemudian melarikan diri , tapi wanita tersebut masih merasa sangat pusing setelah beberapa menit sampai akhirnya dia dapat bernapas dengan normal. Sepertinya ada sesuatu yang terdapat pada kartu nama tersebut yang dapat menyakitinya. Obat ini disebut dengan " *Burun Danga* " dan ini digunakan oleh orang yang ingin melumpuhkan korbannya untuk mencuri dari korban tersebut atau memanfaatkannya. Obat ini empat kali lipat lebih ampuh dari *date rape drug* ( sejenis obat bius ) dan dapat ditransfer kepada korban dengan sebuah kartu yang sederhana. Jadi harap untuk memperhatikan hal ini dan jangan menerima kartu pada saat anda sendiri atau di jalanan.
Ini juga berlaku untuk orang yang tak dikenal yang datang ke rumah anda dan memberikan kartu nama pada saat menawarkan jasa mereka.
Mohon kirim pesan ini untuk memperingati semua wanita, atau bahkan pria. Jangan anggap sepele.

Semoga bermanfaat .......

NB. Aman bukan untuk kita sendiri tetapi lebih penting
kalo aman untuk kita semua

Copas dari grup sebelah

Kamis, 19 Mei 2016

SUPRIANSAH IS THE BEST

Jadi Pembicara di Jakarta, Wabup Soppeng Diteriaki 'Ahok Baru' Senin, 16 Mei 2016 21:47 ist Wakil Bupati Soppeng, Supriansa Mannahawu (44), tampil sebagai salah satu penelis di acara diskusi keterbukaan informasi di Gedung LKBN Antara, Jl Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/5/2016) siang. TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Wakil Bupati Soppeng, Supriansa Mannahawu (44), tampil sebagai salah satu penelis di acara diskusi keterbukaan informasi di Gedung LKBN Antara, Jl Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/5/2016) siang. Menteri Desa dan Daerah Tertinggal, Marwan Djafar, menjadi keynote speakers sekaligus peserta diskusi bertema "Mengawal Keterbukaan Informasi Desa". Riuh tepuk tangan peserta diskusi terdengar saat Supri menyampaikan pendapatnya soal posisi kepala desa yang tidak hati-hati dalam pemanfaatan dana desa. "Kepala desa tidak boleh berbuat semaunya karena diikat oleh UU Desa. Ada dua pasal di UU Desa yang menyatakan bahwa kepala desa bisa dipecat oleh bupati bila melanggar pasal 27 dan 29 UU Desa," ujar mantan Ketua Makassar Intelektual Law ini. Memanfaatkan waktu bicara 30 menit sebelum diskusi panel, Supariansa tampil berapiapi. Dia beberapa kali mendapat aplaus dan pujian saat menyampaikan pendapat hukum dan pengalamannya empat bulan menjadi Wakil Bupati Soppeng. Supri sempat diteriaki peserta sebagai 'Ahok baru' karena bicara berapi-api dan berani. Diskusi dihelat dalam rangka setahun Hari Keterbukaan Informasi dan 8 Tahun Komisi Informasi Pusat, Kementerian Desa, serta LKBN Antara. Tampil bersama Supriansa, antara lain Eko Sulistyo (Deputi Kantor Staf Presiden) dan satu orang komisioner KIP.

Rabu, 04 Mei 2016

SAVE POLISI

Seorang personil POLRI  pulang kantor dalam keadaan lelah dan penat, ia menemukan anak perempuannya yg berumur 5 tahun menyambutnya di dpn pintu,"Ayah boleh aku tanya sesuatu?","Tentu nak, ada apa?","Ayah klo kerja plngnya kok malam2 trus, berapa rupiah uang yang Ayah peroleh tiap hari ?""Itu bukan urusanmu nak, Knp km tanya itu?" (Kt Ayah dgn sdkt kesal) "Aku cuma ingin tahu Ayah, Tolong beritahu aku, berapa rupiah uang yang Ayah peroleh dalam sehari" (dengan nada memelas)"Baiklah klo km ttp ingin tahu, Ayah dapat 100 rb tiap harinya""Ohhh" Sahut Sikecil dengan kepala menunduk, tak lama kemudian ia mendonggakkan kepala, dan bertanya kepada ayahnya," Ayah, boleh aku pinjam uang ayah 10 rb?""Utk apa!! Paling-paling utk jajan sembarangan ato beli mainan, Gak usah!! Lebih baik skrg km kemarmu dan tidur!!!" Kt ayah dgn sdkt marah Si Kecilpun pergi ke kmrnya dgn sedih dan menutup pintu. Sejam Kemudian ketika ayah mulai tenang, ia berfikir barangkali ia terlalu kasar pd si kecil, mungkn ada keinginan yg ptng sehingga anaknya meminta uang 10 rb darinya, toh ia tdk sering meminta uang. Ayahpun beranjak ke kamar si kecil. ia melihat anaknya masih terjaga, kemudian ia bertanya"Kok blm tdr nak?""Blm pa, gak bisa bobo'""maafkan Ayah ya nak, mgkin td papa terlalu keras sm km, hari ini Ayah begitu sibuk dan capek, dan td ayah melampiaskan padamu, maafin Ayah ya, nih uang 10 rb yang km minta""Si kecilpun senang, tersenyum, dan berkata" Asik..terima kasih Ayah"..lalu iapun mengeluarkan uang dr bwh bantal dan mengitungnya.Ayah menatap heran lalu bertanya" Km sudah puny uang, knp msh minta lagi sama Ayah?""Aku hanya punya uang 90 rb pa, jd krng 10 rb untuk bisa membayar Ayah" papa semakin heran "Ini Ayah,aku mau bayar ayah 100 rb untuk meminta waktu Ayah bsok, satu hri sj untuk bisa makan dan brmain bersamaku' Ayahpun menteskan airmata, lalu memeluk si kecil. "Maafkan Ayah nak, Ayah terlalu sibuk dan tak pernah puny waktu utkmu, Ayah memang jahat"Si kecilpun mencium pipi dan berkata "Aku syg ayah...........

Begitulah pengorbanan seorang POISI,tinggalkan Keluarga demi Masyarakat 👌

Tips kesehatan


Kolesterol Anda 100%Turun Drastis, Diabetes Sembuh Total, Jantung Jadi Sehat, Tumor Akan Dicegah Dengan Daun Kersen. Berikut Penjelasannya.

 Mitha Chika  20.31  Tips

Daun kersen mengandung saponin dan flavonoid yang bertindak sebagai anti-oksidan hingga bisa menyekresi h0r*m0n insul! n yang diperlukan oleh badan untuk metab0lisme gula” kata Suhardjono, dosen Fakultas Kedokteran Undip. ” Sesungguhnya menggunakan daun kersen untuk menurunkan gula darah yang tinggi sudah dikerjakan sejak mulai jaman dulu. Tuh kan saudara,. Nyatanya obat gratis tidak ada cost banyak tersedia dilingkungan kita terutama di desa.


Ada satu pengalaman menarik dari ibu Ninik Andrianie di facebook tentang daun kersen atau kerap juga dimaksud talok. Beliau menceritakan tentang ibunya yang menderita penyakit diabetes sampai pinggulnya bern4nah dan sulit pulih akibat luka. Sebagian rumah sakit sudah didatangi namun kurang m3mu4skan. Sesudah cobalah meminum air rebusan dan kersen perlahan-lahan luka nya lebih baik kurun saat yang relative singkat sampai lukanya pulih.

Menurut dia daun kersen demikian ampuh menyembuhkan penyakit ibunya. Beliau membagikan ilmunya tentang ukuran yang dihidangkan yaitu 10 lembar daun kersen sampai air jadi kuning lantas diminum sehari-hari. Janganlah berhenti terlebih dulu rasakan perubahan. Terkecuali air rebusan daun kersen dapatlah dikeringkan atau dijemur yang lalu di seduh seperti teh.

Selain manfaat daun kersen sebagai obat diabetes kenyataannya manfaat lain dari daun kersen yaitu mencegah perubahan tumor dan mencegah perad4ngan dan inflamasi serta jadi antiseptik terbaik.

Manfaat lain yakni dapat melindungi manfaat otot jantung. Satu riset telah dibuktikan apabila daun kersen demikian bekerja aktif untuk melindungi manfaat 0t0t jantung. Cukup meminum air rebusan dengan cara teratur jadi jantung saudara akan terlindungi dari rusaknya lantaran toksin yang masuk pada badan.

Kolesterol tinggi juga satu diantara penyakit yang dapat pulih oleh daun kersen. Cukup meminum air rebusan 3 gelas sehari cholesterol insya allah akan turun. Dengan mengkonsumsi 9 buah kersen sehari-hari tubuh bakal lepas dari penyakit asam urat. Buah kersen bisa jadikan pengganti buah apel.

Bagaimana? Apabila Anda ataupun keluarga atau tetangganya ada yang menderita satu di antara penyakit diatas jadi daun kersen mesti dicoba. Tidak ada cost mahal pakai alam untuk mengobati penyakit kita. Sebarkan informasi utama ini. Semoga bermanfaat, Apabila belum tau gejala apa saja yang nampak baca artikel yang berjudul Perhatikan Tanda-tanda Diabetes Melitus Tersebut Ini..

Bila anda tak peroleh daun kersen, dapat pula Daun Ubi Jalar sebagai obat untuk Diabetes Mellitus atau menurunkan Kolesterol Tinggi

Belajar Cinta Dari Cicak

Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok. Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong di antara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor cicak terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah surat.
Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek surat itu, ternyata surat tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.
Apa yang terjadi? Bagaimana cicak itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun? Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikit pun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal.

Orang itu lalu berpikir, bagaimana cicak itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada surat itu! Bagaimana dia makan?
Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan cicak itu. Apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. Kemudian, tidak tahu dari mana datangnya, seekor cicak lain muncul dengan makanan di mulutnya..aahhh!
Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor cicak lain yang selalu memperhatikan cicak yang terperangkap itu selama 10 tahun.
Sungguh ini sebuah cinta, cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor cicak itu. apa yang dapat dilakukan oleh cinta? Tentu saja sebuah keajaiban. Bayangkan, cicak itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. Bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.
JANGAN PERNAH MENGABAIKAN ORANG YANG ANDA KASIHI!

Selasa, 03 Mei 2016

Kisah sebuah batu kecil..


Kisah Inspiratif – Sebuah batu kecil
Di suatu daerah pegunungan, sesosok pemuda sedang mempersiapkan bekal untuk perjalanan ke desa lain. Desa itu cukup jauh, harus melawati hutan-hutan dan gua. Pemuda itu hanya mampu membawa bekal untuk sekali perjalanan.
Saat pemuda itu memulai perjalanan, ia bertemu pengemis tua dengan pakaian penuh robek dan kumuh. Karena pemuda itu hanya mempunyai bekal secukupnya, dia pura-pura tidak melihat pegemis tua tersebut, dan berjalan melewatinya.
Tiba-tiba sang pengemis tua itu berkata, “Hai pemuda, ketika engkau melawati sebuah gua, ambil batu disekitarmu sebanyak-banyaknya!”
Pemuda itu cukup kaget, akan tetapi dia tetap tidak memperhatikannya, “alah, dasar pengemis, mau minta perhatian saja, paling dia mau minta sedekah.” Pikirnya.
Perjalanan pemuda itu dilanjutkan hingga hari sudah mulai malam. Ia pun harus mempercepat perjalanannya, karena dia harus melewati sebuah gua yang sangat gelap.
Ketika masuk ke dalam gua, ia teringat akan pesan pengemis tua. “ah, ngapain saya menuruti kata-kata pengemis tua itu!, lagipula ngapain saya harus membawa batu-batu di gua ini, menambah beban saya aja, mungkin pengemis itu sudah gila kali” keluhnya. Pemuda itu berjalan sambil meraba-raba karena gelapnya gua itu.
Sesaat kemudian di berfikir kembali, “Mungkin ada benarnya kata pengemis tua itu…” ia mulai penasaran dengan pesan pengemis tadi. Pemuda itupun mengambil sebuah batu kecil dan dimasukan ke saku celana.
Perjalanan panjang telah ia lalui, setelah melewati gua, ia mengarungi lembah, melewati gunung, hingga ta terasa bekal habis. Ia memaksa berjalan, walau perut kelaparan.
Akhirnya ia sampai juga di desa tujuannya, dan langsung ambruk tertidur di bawah sebuah pohon. Ia tertidur pulas. Tak lama kemudian, disaat berganti posisi, ia bangun, terasa ada yang mengganjal di celananya. “Ah, dasar bodohnya aku ini, aku membawa kemana-mana batu kecil tak berguna ini, menuruti kata-kata pengemis gila itu! Ku buang aja!” katanya dengan kesal.
Ketika akan membuang batu itu, terlihat batu itu berkilauan, memantulkan cahaya. Mata pemuda itu langsung terbelalak. “hah….., batu ini emas!” matanya melototi batu yang dipegangnya.
“ah…., andaikan saja……”

Berusahalah untuk tidak sombong

Dalam Keadaan Apapun Berusahalah Untuk Tidak Sombong

 

 

 

 

Sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita semua, benih-benihnya kerap muncul tanpa kita sadari.

Di tingkat pertama,
Sombong disebabkan oleh faktor materi. Kita merasa lebih kaya, lebih rupawan, dan lebih terhormat daripada orang lain.

Di tingkat kedua,
Sombong disebabkan oleh faktor kecerdasan. Kita merasa lebih pintar, lebih kompeten, dan lebih berwawasan dibandingkan orang lain.

Di tingkat ketiga,
Sombong disebabkan oleh faktor kebaikan. Kita sering menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah, dan lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.

Yang menarik,
Semakin tinggi tingkat kesombongan,
Semakin sulit pula kita mendeteksinya.

Sombong karena materi sangat mudah terlihat, namun sombong karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan, sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.

Cobalah setiap hari, kita memeriksa batin kita, pikiran kita.

Kita ini manusia hanya seperti debu, yang suatu saat akan hilang dan lenyap, meninggal.

Kesombongan hanya akan membawa kita pada kejatuhan yang dalam. Mari berlatih untuk menghindari segala bentuk kesombongan.


Ibu...

Menu

Karena Ibu Akan Selalu Bersama Kita

 

 

 

 

 

 

16 Votes

Alkisah, ada seorang ibu muda yang menapakkan kakinya di jalan kehidupan. “Jauhkah perjalanannya?” tanyanya. Dan si pemandu menjawab, “Ya, jalurnya berat. Dan kau akan menjadi tua sebelum mencapai akhir perjalanan. Tapi akhir perjalanan akan lebih baik dari awalnya.”

Ibu muda itu tampak berbahagia, tapi dia tidak begitu percaya kalau segala sesuatunya bisa lebih baik dari masa-masa yang sudah dilewatinya. Ibu itu pun bermain-main dengan anak-anaknya, mengumpulkan bunga-bunga bagi mereka di sepanjang perjalanan, memandikan mereka di sungai yang jernih. Mereka bermandikan sinar matahari yang hangat. Ibu muda itu bersuara kencang, “Tidak ada yang lebih indah dari ini.”

Ketika malam tiba, terjadi badai yang membuat jalanan menjadi gelap. Anak-anak bergetar ketakutan dan kedinginan. Sang ibu mendekap anak-anak dan menyelimuti mereka dengan mantelnya. Anak-anak itu berkata, “Ibu, kami tidak takut karena engkau ada di dekat kami. Karena ada ibu, kami tidak akan terluka.”

Esok paginya, ibu dan anak-anaknya mendaki sebuah bukit. Lama-kelamaan mereka menjadi lelah. Namun, sang ibu selalu berkata pada anak-anaknya, “Sabarlah sedikit lagi, kita pasti akan sampai.” Kata-kata itu cukup membuat anak-anak bersemangat kembali untuk melanjutkan pendakian mereka. Dan ketika akhirnya tiba di atas bukit, anak-anak itu berkata, “Ibu, kami tidak akan bisa sampai di sini tanpamu.”

Dan ketika berbaring di malam hari, sang ibu memandangi bintang-bintang dan mengucap syukur, “Hari ini lebih baik dari hari sebelumnya, karena anak-anak saya belajar bersikap tabah dalam menghadapi kesusahan. Kemarin, saya memberi mereka keberanian. Hari ini, saya memberi mereka kekuatan.”

Dan keesokan harinya, datang awan tebal yang menggelapkan bumi, awan peperangan, kebencian dan kejahatan. Membuat anak-anak itu tersandung dan terjatuh, tapi sang ibu berusaha menguatkan mereka, “Lihatlah ke arah cahaya kemuliaan itu.” Anak-anak itu pun menuruti. Di atas awan terlihat cahaya yang bersinar sangat terang, dan cahaya itulah yang membimbing mereka melewati kegelapan itu. Malam itu berkatalah sang ibu, “Inilah hari yang terbaik. Karena saya sudah menunjukkan Tuhan pada anak-anak saya.”

Hari pun berlalu dengan cepat, lalu berganti dengan minggu, bulan, dan tahun. Sang ibu pun mulai menua dan tubuhnya menjadi membungkuk. Sementara, anak-anaknya bertumbuh besar dan kuat, serta berjalan dengan langkah berani. Ketika jalan yang mereka lalui terasa berat, anak-anak itu akan mengangkat ibu mereka. Pada akhirnya sampailah mereka di sebuah bukit. Di atas sana, mereka bisa melihat sebuah jalan yang bercahaya dan gerbang emas dengan pintu terbuka lebar. Sang ibu berkata, “Ini sudah akhir perjalanan. Dan sekarang saya tahu, akhir perjalanan ini memang lebih baik daripada awalnya karena anak-anak saya bisa berjalan sendiri, dan begitupun cucu-cucu saya.”

Dan anak-anaknya berkata, “Ibu akan selalu menyertai kami, sekalipun Ibu sudah pergi melewati gerbang itu.” Dan anak-anak itu melihat ibu mereka berjalan sendiri, lalu gerbang itu tertutup di belakangnya. Anak-anak itu berkata lagi, “Kami memang tidak melihatnya lagi, tapi Ibu tetap ada bersama kami. Seorang ibu seperti Ibu kami lebih dari sekadar memori. Dia selalu hidup di hati kami.”

Sama seperti dalam kisah di atas, Ibu kita pun selalu bersama kita. Dia bagai suara desiran dedaunan saat kita berjalan menyusuri jalan. Ibu kita hadir di tengah canda tawa kita. Dia mengkristal di setiap airmata kita. Dialah tempat kita berasal, rumah kesayangan kita; dan dialah peta yang mengarahkan langkah yang kita ambil. Dialah cinta kita, dan tidak ada satu pun hal yang bisa memisahkan kita dengan ibu kita. Tidak juga waktu, atau tempat….ataupun kematian. Karena Ibu akan selalu bersama kita.


Jangan sembarang like sesuatu di medsos...

Sadarkah anda,bahwa anda sedang di manfa'at kan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab demi ke untungan???
Kita semua pasti pernah melihat postingan sperti di bawa ini..
- Gambar orang cacat,
- Gambar orang sakit.
- Gambar orang meninggal.
- Gambar orang kecelaka'an
- Gambar orang kesusahan, dsb.
Tahukah anda,bahwa smua itu adalah sebuah bisnis kotor?

CONTOH STATUSNYA SEPERTI INI:

* Klik like *
Jika anda setuju dengan status ini..

* Klik like *
Dan jawab salam ku jika anda benar benar muslim,

* Klik like *
Jika ingin do'a anda terkabul naik haji,

* Klik like *
Lalu ketik angka 8, dan lihat apa yang terjadi pada gambar ini.

* Klik like *
Dan Aamiin kan nenek ini supaya nenek ini dipermudahkan Rezkinya..

* Klik like *
Jika anda ingin ibu anda masuk Syuga..

* INTINYA *
Si penipu selalu menggunakan status orang orang terkenal,dan menggunakan Foto Profil Artis atau Ustadz/Ustadzah contonya:
- Pipik Dian Irawati
- Ayu Ting Ting
- Rini Risnawati
- Julia Peres
- Raffi Ahmad
- Husnul Khatimah
- Yusuf Mansyur
- Oki Stiana Dewi
- Citra Kirana
- Deni Syahputra
- Ayu Kadek Devi
- Tyas Mirasih
- Ustadzah Oki
Agar segera dapat respon cepat dari fans artis tersebut, padahal semua itu adalah akun palsu.Dan perlu anda ketahui bahwa komentar anda tidak penting, yang penting adalah LIKE anda, nanti semua komentar anda akan dihapus kecuali "LIKE"
karena 100.000 LIKE bisa dijual USD.150. (Rp.2 juta) ada yang menghargai sampai USD.200. per 100 ribu LIKE tergantung seberapa cepat like itu bisa diperoleh. Nantinya setelah dibeli pihak tertentu, isi status diubah..yang sebelumnya adalah gambar/tulisan/­simbol keagamaan atau foto sedih, akan segera diganti dengan produk iklan..maka seolah iklan itu sudah mendapat ratusan ribu LIKE..Sebuah status yang mendapat lebih dari 500.000 LIKE..bisa dijual mahal untuk kepentingan yang lebih besar lagi..misalnya kepentingan survey, dan politik (kampanye)dan segala macam manipulasi bukti seolah hasil dari polling....

( NB )
Ma'af kami hanya skedar memberi tau bagi orang² yang belum faham, dan bagi anda yang sudah faham dengan sperti gambar di bawa ini,tolong beri tau teman teman yang lain...

Senin, 02 Mei 2016

BAIK ????

MENGAPA ORANG BAIK SERING TERSAKITI?
Karena orang baik selalu mendahulukan orang lain. Dalam ruang kebahagiaannya, ia tak menyediakan untuk dirinya sendiri, kecuali hanya sedikit.
*MENGAPA ORANG BAIK KERAP TERTIPU?
Karena orang baik selalu memandang orang lain tulus seperti dirinya. Ia tak menyisakan sedikitpun prasangka bahwa orang yang ia pandang penyayang mampu mengkhianatinya.
*MENGAPA ORANG BAIK ACAP DINISTA?
Karena orang baik tak pernah mau membalas. Ia hanya menerima, meski bukan dia yang memulai perkara.
*MENGAPA ORANG BAIK SERING MENETESKAN AIR MATA?
Karena orang baik tak ingin membagi kesedihannya. Ia terbiasa mengobati sendiri lukanya, dan percaya bahwa suatu masa Allah SWT akan mengganti kesabarannya.
MENGAPA ORANG BAIK TAK PERNAH MEMBENCI YANG MELUKAINYA?
Karena orang baik selalu memandang bahwa di atas semua, Allah-lah hakikatnya. Jika Allah menggiringnya, bagaimana ia akan mendebat kehendak-NYA itu sebabnya orang baik tak memiliki lemari dendam dalam kalbunya…
Jika kau buka laci- laci di hatinya, akan kau temukan hanya Cinta yang dimilikinya.
Mudah -mudahan kita semua termasuk orang baik
Aamiin allahumma aamiin
.
Watansoppeng 03 Mei 2016